Jambinow.id - Insiden pemutaran lagu ulang tahun saat peserta Drumband dari Madrasah Tsanawiyah Negeri MTsN 7 Muaro Jambi tampil pada perayaan HUT ke-80 RI di Sungai Bahar terus mendapat kecamatan.
Ulah camat dan para stafnya dinilai tidak punya etika. Pasalnya, saat Drumband tampil depan podium, camat dan para stafnya tak menghiraukan dan malah sibuk memutarkan lagu selamat ulang tahun sambil berjoget.
Kejadian yang viral di berbagai media sosial seperti Tiktok, Instagram dan medsos lainnya ini juga mendapat kecaman dari anggota DPRD Muaro Jambi.
Ade Irma Suryani, anggota DPRD Muaro Jambi dari Fraksi Partai Gerindra menilai camat dan para stafnya tidak ada jiwa nasionalieme. " Tidak ada jiwa nasionalisme, yang ada jiwa penjilat ," katanya saat perbincangkan hal tersebut di grup gerbang informasi Mauro Jambi.
"Saya selaku mantan pemain drumband sangat menyayangkan, karena latihan menghabiskan waktu dan mental. Kekecewaan siswa tidak bisa di bayar dengan klarifikasi, " katanya dengan nada kesal.
Usman Halik, anggota DPRD Muaro Jambi dari fraksi PDI - P juga mengecam kejadian tersebut. " Yang mutar lagu itu dak ado akhlak yo, makonyo agama islam sangat mengajar kan adab lebih penting dari pada ilmu, "katanya.
Dia menegaskan, akan membahas masalah ini di siadang paripurna. "Besok kito pertanyokan samo camat nyo, " ujarnya.(**)
