Jambinow.id – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, pemuda-pemudi Desa Ture menggelar berbagai kegiatan dan perlombaan keagamaan yang berlangsung di Masjid A. Rahman Desa Ture pada 16–18 Juni 2026. Kegiatan ini mengusung tema "Menyambut Tahun Baru Islam dengan Semangat Hijriah dalam Membangun Pribadi yang Beriman dan Berakhlak Mulia."
Acara yang diselenggarakan oleh 28 orang panitia tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja. Berbagai cabang lomba yang dipertandingkan meliputi:
Lomba Hafalan Surat Pendek: 27 peserta
Lomba Da'i Cilik (Dacil): 6 peserta
Lomba Azan: 37 peserta
Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri yang terdiri dari:
1. Mahpuz
2. Maidawati
3. Qodri Azizi
Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan mental, spiritual, dan pengembangan bakat generasi muda dalam bidang keagamaan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Desa Ture.
Kepala Desa Ture, Usman, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pemuda-pemudi yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan positif tersebut.
"Kami atas nama Pemerintah Desa Ture mengapresiasi sebesar-besarnya dan setinggi-tingginya kepada seluruh pemuda-pemudi yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Ini merupakan bukti bahwa generasi muda Desa Ture memiliki kepedulian dan kreativitas dalam membangun kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi benteng bagi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Semangat Hijriah harus menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan meningkatkan akhlak dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.
Masyarakat Desa Ture menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap peringatan Tahun Baru Islam dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus sarana syiar Islam di lingkungan desa.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai Hijriah yang diusung, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang religius, berprestasi, dan memiliki akhlak yang mulia sebagai penerus pembangunan bangsa dan daerah.(**(
